<div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on">
Pulau Sumba di Nusa Tenggara Timur, Indonesia saat ini menjadi destinasi wisata yang naik daun di kalangan pelancong luar negeri.<br />
<br />
Lanskap yang unik dengan banyaknya bukit sabana, serta budaya yang masih terjaga membuat Sumba memang menarik untuk dikunjungi.<br />
<br />
<div class="separator" style="clear: both; text-align: center;">
<a href="https://asset.kompas.com/crops/JFQR_WzvsCcsoc_3Nl1c6CqnZqI=/9x5:794x397/750x500/data/photo/2018/01/19/3884423613.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" data-original-height="500" data-original-width="750" height="213" src="https://asset.kompas.com/crops/JFQR_WzvsCcsoc_3Nl1c6CqnZqI=/9x5:794x397/750x500/data/photo/2018/01/19/3884423613.jpg" width="320" /></a></div>
<br />
Kabar gembiranya, semakin terkenal Sumba dan kunjungan wisatawan yang meningkat, banyak maskapai internasional dan lokal Indonesia yang membuka rute penerbangan ke Sumba. Selain itu ada juga jalur laut yang dapat ditempuh dari pulau besar seperti Bali.<br />
<br />
Berikut ini adalah panduan untuk menuju Sumba, dengan kisaran baiaya transportasi<br />
<br />
<h2>
Cara pergi Ke Pulau Sumba</h2>
<br />
<h3 style="text-align: left;">
1. Pesawat</h3>
Jika anda terbang dari luar Indonesia seperti Singapore, Kuala Lumpur - Malaysia, Australia lalu menumpang pesawat ke Sumba tidak ada rute langsung, melainkan harus transit. Pilihan transit ada dua, bisa di Denpasar, Bali atau di Kupang, Nusa Tenggara Timur.<br />
<br />
Penerbangan dari Denpasar ke pulau Sumba dan Kupang ke pulau Sumba ditempuh dengan waktu sekitar 60 menit (tergantung jenis pesawat).<br />
<br />
Saran Kami, pilihlah penerbangan lanjutan dalam satu grup agar waktu penerbangan lebih terencana. Pilihan menggunakan maskapai lain juga dapat dilakukan, mengingat ada banyak promo maskapai menuju Denpasar, Bali.<br />
<br />
Sedangkan jika anda dari jakarta maka tetap transit ke bali atau kupang setelah itu lanjut ke pulau Sumba.<br />
<br />
Penerbangan ke Denpasar, Bali dari Jakarta ditempuh selama 1 jam 50 menit, sedangkan dari Jakarta ke Kupang ditempuh selama 3 jam.<br />
<br />
Maskapai penerbangan seperti Sriwijaya Air dan Nam Air, Lion Air dan Wings Air, serta Garuda Indonesia memiliki penerbangan lanjutan dari Jakarta-Bali-Sumba, atau Jakarta-Kupang-Sumba.<br />
<br />
<h4 style="text-align: left;">
Perhatikan Pilihan Bandara</h4>
Sumba memiliki dua bandara, Bandara Waikabubak, di Tambolaka, Sumba Barat Daya dan Bandara Umbu Mehang Kunda di Waingapu, Sumba Timur.<br />
<br />
Kebanyakan wisatawan memilih bandara berbeda untuk datang dan pulang. Sebab pilihan bandara juga menentukan rute wisata di Sumba yang terbagi menjadi empat kabupaten. Jarak dari Bandara Tambolaka ke Bandara Waingapu adalah 180 kilometer, dapat ditempuh selama empat jam.<br />
<br />
<h4 style="text-align: left;">
Kisaran Harga</h4>
Rata rata tarif tiket penerbangan normal dari Jakarta ke Sumba dengan maskapai berbiaya rendah adalah Rp 1,8 juta. Untuk mendapatkan update harga anda dapat melihatnya di <a href="https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://www.skyscanner.net/routes/dps/tmc/bali-(denpasar)-to-tambolaka.html&ved=2ahUKEwjB4N2N1rvkAhUainAKHWCQDAAQFjABegQICBAH&usg=AOvVaw22nue7ES8TVEb7klf09q-M" rel="nofollow" target="_blank">skyscanner.net</a><br />
<br />
Sedangkan tarif tiket penerbangan dari Jakarta ke Sumba dengan maskapai layanan penuh dimulai dari Rp 2 juta. Untuk mendapatkan update harga anda dapat melihatnya di <a href="https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://www.skyscanner.co.id/id/en-gb/idr/routes/koe/wgp/kupang-to-waingapu.html&ved=2ahUKEwioq6zg1rvkAhU1heYKHdUBApEQFjAAegQIBBAB&usg=AOvVaw1hYlgBhMfMxXw9hkso4NVh" rel="nofollow" target="_blank">skyscanner.net</a><br />
<br />
<h3 style="text-align: left;">
Kapal Laut</h3>
Alternatif lain menuju Sumba adalah dengan kapal laut. Pelni Inc. misalnya melayani rute ke Pelabuhan Waingapu, Sumba Timur dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya dengan kisaran harga tiket Rp 400.000-an atau US $35.<br />
<br />
Ada juga Kapal Wilis dari Labuan Bajo ke Sumba dengan kisaran harga tiket Rp 120.000-an atau US $10. Namun jadwal kapal Pelni tidak setiap hari ada.<br />
<br />
<h2 style="text-align: left;">
Kapan Waktu Terbaik Mengunjungi Pulau Sumba?</h2>
Berwisata ke Pulau Sumba di Nusa Tenggara Timur, Indonesia ada dua pilihan musim yang dapat dipilih wisatawan. Dua musim ini menampilkan lanskap Sumba yang berbeda.<br />
<br />
Pertama pada musim kemarau, bukti sabana akan berubah menjadi warna kuning dan pohon-pohon meranggas.<br />
<br />
Saat musim hujan tiba, pemandangan musim kemarau akan berbalik 180 derajat. Menampilkan pemandangan Sumba dengan sabana berumput hijau dan pohon-pohon yang penuh daun. Dua-duanya sama bagus, tergantung mau pemandangan yang mana.<br />
<br />
Musim kemarau di Sumba, biasanya jatuh pada Mei sampai Juli. Sumba saat musim kemarau, memiliki pemandangan layaknya Afrika.<br />
<br />
Sedangkan pada Agutus mulai terjadi peralihan cuaca. Membuat cuaca Sumba di setiap kabupaten menjadi berbeda, ada yang cerah ada yang hujan gerimis, dan pemandangan akan dihiasi dengan rumput yang menghijau.<br />
<br />
Untuk musim hujan di Sumba bisa mencapai hingga Maret.<br />
<br />
Namun jika ke Sumba ingin menikmati pemandangan matahari tenggelam atau terbenam, lebih baik memilih musim kemarau. Selain itu pulai Sumba terkenal sunset, sunrise, sama milky way-nya. Jadi lebih baik kalau langitnya cerah.<br />
<br />
Terletak agak jauh di Timur Indonesia dan akses transportasi ke sana yang masih minim, sayang apabila Anda tidak mengabadikan setiap momen dan pemandangan indah yang ada di Sumba.<br />
<br />
<h2 style="text-align: left;">
5 Popular Places to Visit in Sumba Island</h2>
Berikut ulasan 5 destinasi eksotis yang bisa Anda kunjungi sekaligus abadikan saat ke Sumba.<br />
<br />
<h3 style="text-align: left;">
1. Kampung Ratenggaro</h3>
<div class="separator" style="clear: both; text-align: center;">
<a href="https://asset.kompas.com/crops/BC6dNokyUIElN04BsOtP_nCM1vU=/99x0:699x400/750x500/data/photo/2018/01/19/3702877933.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" data-original-height="500" data-original-width="750" height="213" src="https://asset.kompas.com/crops/BC6dNokyUIElN04BsOtP_nCM1vU=/99x0:699x400/750x500/data/photo/2018/01/19/3702877933.jpg" width="320" /></a></div>
<div>
<br /></div>
Kampung yang letaknya di pinggir pantai ini masih mempertahankan adat istiadatnya yang terlihat dari bentuk rumah adatnya yang memiliki menara setinggi 20 meter. Selain rumah adat, daya tarik lainnya yang dapat Anda abadikan adalah batu kubur peninggalan zaman megalitikum.<br />
<br />
Selain bisa mengenal budaya yang ada di sini, Anda juga bisa bermain di pantainya yang ombaknya tenang dan berpasir putih.<br />
<br />
<h3>
2. Bukit Warinding</h3>
<div class="separator" style="clear: both; text-align: center;">
<a href="https://asset.kompas.com/crops/JFQR_WzvsCcsoc_3Nl1c6CqnZqI=/9x5:794x397/750x500/data/photo/2018/01/19/3884423613.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" data-original-height="500" data-original-width="750" height="213" src="https://asset.kompas.com/crops/JFQR_WzvsCcsoc_3Nl1c6CqnZqI=/9x5:794x397/750x500/data/photo/2018/01/19/3884423613.jpg" width="320" /></a></div>
<div>
<br /></div>
Ramai sliweran di sosial media, Bukit Warinding yang pemandangannya bikin merinding karena saking cantiknya membuat destinasi yang satu ini menjadi salah satu spot terkenal di Sumba.<br />
<br />
Uniknya, warna hamparan rumputnya berbeda saat musim yang berbeda: kuning saat musim kemarau dan hijau saat musim penghujan. Jadi pastikan waktu kedatangan Anda agar sesuai dengan warna foto yang Anda ingin dapatkan.<br />
<br />
<h3 style="text-align: left;">
3. Waikelo Sawah</h3>
Ketika mendengar namanya mungkin Anda membayangkan hamparan sawah di pedesaan Sumba, namun sebenarnya Waikelo Sawah ini adalah nama sumber mata air tawar yang konon katanya tidak pernah kering walau musim kemarau.<br />
<br />
Sumber mata air ini digunakan untuk mengairi sawah di desa sekitarnya, sekaligus untuk aktivitas mencuci dan mandi masyarakat.<br />
<br />
Sensasi foto yang berbeda dapat Anda rasakan dari destinasi-destinasi sebelumnya dengan melihat air biru yang mengalir di dalam goa, ditambah sinar cahaya matahari yang masuk dari sela-sela batuan goa.<br />
<br />
<h3 style="text-align: left;">
4. Pantai Bwanna</h3>
<div class="separator" style="clear: both; text-align: center;">
<a href="https://asset.kompas.com/crops/ouSfUrMkCC4XGhTXktOBYo70SyY=/0x0:800x400/750x500/data/photo/2018/01/19/3250126525.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" data-original-height="500" data-original-width="750" height="213" src="https://asset.kompas.com/crops/ouSfUrMkCC4XGhTXktOBYo70SyY=/0x0:800x400/750x500/data/photo/2018/01/19/3250126525.jpg" width="320" /></a></div>
<div>
<br /></div>
Walaupun lokasinya cukup jauh dari pemukiman, namun kalau sudah sampai Sumba, pasti wajib foto di Pantai yang satu ini. Pesona karang dan lautan biru, berpadu dengan teriknya matahari membuat lokasi Pantai ini memiliki nilai estetika yang tinggi.<br />
<br />
Bahkan, tidak harus repot turun ke bibir pantai, Anda juga sudah dapat menikmati pemandangan yang indah dari atas tebingnya. Spot foto favorit traveler yang datang ke sini adalah di depan batu karang yang berbentuk bolong di bagian tengahnya.<br />
<br />
<h3 style="text-align: left;">
5. Taman Nasional Laiwangi Wanggameti</h3>
Dibutuhkan stamina yang fit kalau Anda ingin menyusuri hutan di TN Laiwangi Wanggameti yang kaya akan keanekaragaman flora fauna dan pemandangan yang tak henti-hentinya membuat Anda kagum. Topografinya yang berbukit-bukit dan curam, berada pada ketinggian 800 mdpl.<br />
<br />
Walaupun memerlukan usaha ekstra, tapi dijamin Anda akan terpukau dengan keindahan alamnya yang membuat foto Anda bagus di spot di manapun Anda berhenti.<br />
<br />
<div class="separator" style="clear: both; text-align: center;">
<a href="https://asset.kompas.com/crops/X_tdihkZowjd8igsjYpbiKCdXAo=/14x7:783x392/750x500/data/photo/2017/04/08/1298975307.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" data-original-height="500" data-original-width="750" height="213" src="https://asset.kompas.com/crops/X_tdihkZowjd8igsjYpbiKCdXAo=/14x7:783x392/750x500/data/photo/2017/04/08/1298975307.jpg" width="320" /></a></div>
<br />
Ini merupakan salah satu daya tarik wisatawan berkunjung ke Pulau Sumba, di Nusa Tenggara Timur.<br />
<br />
Belum lagi, Anda dapat mengambil gambar Kakatua Jambul Orange pada saat pagi hari yang merupakan fauna primadona TN Laiwangi Wanggameti.<br />
<br />
Dengan mendatangi 5 destinasi eksotis di Pulau Sumba yang sudah diulas di atas, Anda akan mendapatkan foto-foto yang bagus dan menarik untuk update postingan di sosial media.<br />
<br />
Foto yang lebih bagus bisa didapatkan di kala matahari terbit atau terbenam dan ketika tidak berawan, jadi pastikan waktu kedatangan Anda saat mengunjungi Pulau Sumba.<br />
<br />
<h2 style="text-align: left;">
5 Things Should Buy in Sumba Island</h2>
Di Pulau Sumba masih jarang toko yang khusus menjual oleh-oleh. Sebagai ganti dapat mencoba mencari oleh-oleh di pasar atau di toko camilan seperti berikut ini:<br />
<br />
<h3 style="text-align: left;">
1. Kain Tenun</h3>
<div class="separator" style="clear: both; text-align: center;">
<a href="https://asset.kompas.com/crops/y0lR6vYEUs11xq7ORauTxYI4b4I=/22x65:800x584/750x500/data/photo/2018/08/21/662426147.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" data-original-height="500" data-original-width="750" height="213" src="https://asset.kompas.com/crops/y0lR6vYEUs11xq7ORauTxYI4b4I=/22x65:800x584/750x500/data/photo/2018/08/21/662426147.jpg" width="320" /></a></div>
<div>
<br /></div>
Kain tenun Sumba terkenal akan keindahannya. Motif primitif yang khas dan padat menghiasi hampir seluruh bagian kain. Ciri khas lainnya adalah penggunaan bahan pewarna alami seperti merah tanah, coklat tua, dan biru indigo.<br />
<br />
Ini juga yang membuat harga kain tenun khas Sumba cenderung lebih mahal daripada kain tenuh di daerah lain.<br />
<br />
Harga kain tenun khas Sumba dimulai dari Rp 150.000 hingga puluhan juta rupiah. Semua tergantung ukuran kain, kepadatan benang, dan kerumitan motif kain.<br />
<br />
Kain dengan bahan pewarna alami pasti juga lebih mahal dibanding kain dengan pewarna sintetis. Sebab kain pewarna alami tidak akan luntur dicuci dan kondisinya awet disimpan bertahun-tahun.<br />
<br />
Untuk membeli kain tenun pilihannya dapat ke pasar, toko seni, atau langsung ke perkampungan penghasil tenun seperti Kampung Adat Raja Prailiu dan Kampung Lambanapu di Kabupaten Sumba Timur.<br />
<br />
<h3 style="text-align: left;">
2. Perhiasan Etnik Mamuli</h3>
<div class="separator" style="clear: both; text-align: center;">
<a href="https://asset.kompas.com/crops/w4kohWKXhybquHQl49z51V-pw_0=/67x99:915x665/750x500/data/photo/2018/08/21/4051895174.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" data-original-height="500" data-original-width="750" height="213" src="https://asset.kompas.com/crops/w4kohWKXhybquHQl49z51V-pw_0=/67x99:915x665/750x500/data/photo/2018/08/21/4051895174.jpg" width="320" /></a></div>
<div>
<br /></div>
Mamuli merupakan perhiasan penting dalam adat Sumba. Biasa diberikan oleh pihak laki-laki kepada perempuan saat melamar. Mamuli sendiri merupakan simbol rahim wanita, sebagai tanda kesuburan.<br />
<br />
Mamuli dapat dibuat dengan berbagai medium, bisa kuningan, tembaga, atau emas. Memiliki bentuk dasar seperti lambang omega, mamuli dapat dikreasikan dengan berbagai motif hias. Mamuli juga dijual massal di pasar biasa untuk bros, liontin kalung, atau anting.<br />
<br />
Harga mamuli tergantung dengan bahan yang digunakan. Misalnya anting kuningan mamuli ukuran kecil dihargai Rp 100.000.<br />
<br />
<h3 style="text-align: left;">
3. Tali Luluama</h3>
Selain membawa mamuli, laki-laki Sumba juga wajib membawa luluamah. Bentuknya mirip kalung, terbuat dari tali kepang tembaga membentuk silinder dengan tengah yang kosong. Berbagai bentuk kreasi bahan membuat luluamah dapat dijadikan kalung oleh wisatawan.<br />
<br />
Selain luluaman, ada juga manik-maink dari batu oranye yang menjadi ciri khas kalung perempuan Sumba.<br />
<br />
<h3 style="text-align: left;">
4. Sisir Haikar</h3>
Sirkam alias sisir tancap dengan ukiran yang cantik di bagian atas sehingga ketika dipakai tampak seperti mahkota. Haikara asli terbuat dari cangkang penyu. Namun banyak juga haikara dari bahan kayu, untuk menjaga keberlangsungan hidup penyu.<br />
<br />
<h3 style="text-align: left;">
5. Kacang-kacangan</h3>
Daerah Kodi di Kabupaten Sumba Barat Daya terkenal sebagai salah satu penghasil kacang mete terbesar di Nusa Tenggara Timur.<br />
<br />
Ada banyak pengepul kacang mete jika ingin membeli yang mentah di Tambolaka. Jika memilih yang sudah diolah, kacang mete dapat dibeli di Tambolaka dan Waingapu.</div>
Pulau Sumba di Nusa Tenggara Timur, Indonesia saat ini menjadi destinasi wisata yang naik daun di kalangan pelancong luar negeri.<br />
<br />
Lanskap yang unik dengan banyaknya bukit sabana, serta budaya yang masih terjaga membuat Sumba memang menarik untuk dikunjungi.<br />
<br />
<div class="separator" style="clear: both; text-align: center;">
<a href="https://asset.kompas.com/crops/JFQR_WzvsCcsoc_3Nl1c6CqnZqI=/9x5:794x397/750x500/data/photo/2018/01/19/3884423613.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" data-original-height="500" data-original-width="750" height="213" src="https://asset.kompas.com/crops/JFQR_WzvsCcsoc_3Nl1c6CqnZqI=/9x5:794x397/750x500/data/photo/2018/01/19/3884423613.jpg" width="320" /></a></div>
<br />
Kabar gembiranya, semakin terkenal Sumba dan kunjungan wisatawan yang meningkat, banyak maskapai internasional dan lokal Indonesia yang membuka rute penerbangan ke Sumba. Selain itu ada juga jalur laut yang dapat ditempuh dari pulau besar seperti Bali.<br />
<br />
Berikut ini adalah panduan untuk menuju Sumba, dengan kisaran baiaya transportasi<br />
<br />
<h2>
Cara pergi Ke Pulau Sumba</h2>
<br />
<h3 style="text-align: left;">
1. Pesawat</h3>
Jika anda terbang dari luar Indonesia seperti Singapore, Kuala Lumpur - Malaysia, Australia lalu menumpang pesawat ke Sumba tidak ada rute langsung, melainkan harus transit. Pilihan transit ada dua, bisa di Denpasar, Bali atau di Kupang, Nusa Tenggara Timur.<br />
<br />
Penerbangan dari Denpasar ke pulau Sumba dan Kupang ke pulau Sumba ditempuh dengan waktu sekitar 60 menit (tergantung jenis pesawat).<br />
<br />
Saran Kami, pilihlah penerbangan lanjutan dalam satu grup agar waktu penerbangan lebih terencana. Pilihan menggunakan maskapai lain juga dapat dilakukan, mengingat ada banyak promo maskapai menuju Denpasar, Bali.<br />
<br />
Sedangkan jika anda dari jakarta maka tetap transit ke bali atau kupang setelah itu lanjut ke pulau Sumba.<br />
<br />
Penerbangan ke Denpasar, Bali dari Jakarta ditempuh selama 1 jam 50 menit, sedangkan dari Jakarta ke Kupang ditempuh selama 3 jam.<br />
<br />
Maskapai penerbangan seperti Sriwijaya Air dan Nam Air, Lion Air dan Wings Air, serta Garuda Indonesia memiliki penerbangan lanjutan dari Jakarta-Bali-Sumba, atau Jakarta-Kupang-Sumba.<br />
<br />
<h4 style="text-align: left;">
Perhatikan Pilihan Bandara</h4>
Sumba memiliki dua bandara, Bandara Waikabubak, di Tambolaka, Sumba Barat Daya dan Bandara Umbu Mehang Kunda di Waingapu, Sumba Timur.<br />
<br />
Kebanyakan wisatawan memilih bandara berbeda untuk datang dan pulang. Sebab pilihan bandara juga menentukan rute wisata di Sumba yang terbagi menjadi empat kabupaten. Jarak dari Bandara Tambolaka ke Bandara Waingapu adalah 180 kilometer, dapat ditempuh selama empat jam.<br />
<br />
<h4 style="text-align: left;">
Kisaran Harga</h4>
Rata rata tarif tiket penerbangan normal dari Jakarta ke Sumba dengan maskapai berbiaya rendah adalah Rp 1,8 juta. Untuk mendapatkan update harga anda dapat melihatnya di <a href="https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://www.skyscanner.net/routes/dps/tmc/bali-(denpasar)-to-tambolaka.html&ved=2ahUKEwjB4N2N1rvkAhUainAKHWCQDAAQFjABegQICBAH&usg=AOvVaw22nue7ES8TVEb7klf09q-M" rel="nofollow" target="_blank">skyscanner.net</a><br />
<br />
Sedangkan tarif tiket penerbangan dari Jakarta ke Sumba dengan maskapai layanan penuh dimulai dari Rp 2 juta. Untuk mendapatkan update harga anda dapat melihatnya di <a href="https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://www.skyscanner.co.id/id/en-gb/idr/routes/koe/wgp/kupang-to-waingapu.html&ved=2ahUKEwioq6zg1rvkAhU1heYKHdUBApEQFjAAegQIBBAB&usg=AOvVaw1hYlgBhMfMxXw9hkso4NVh" rel="nofollow" target="_blank">skyscanner.net</a><br />
<br />
<h3 style="text-align: left;">
Kapal Laut</h3>
Alternatif lain menuju Sumba adalah dengan kapal laut. Pelni Inc. misalnya melayani rute ke Pelabuhan Waingapu, Sumba Timur dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya dengan kisaran harga tiket Rp 400.000-an atau US $35.<br />
<br />
Ada juga Kapal Wilis dari Labuan Bajo ke Sumba dengan kisaran harga tiket Rp 120.000-an atau US $10. Namun jadwal kapal Pelni tidak setiap hari ada.<br />
<br />
<h2 style="text-align: left;">
Kapan Waktu Terbaik Mengunjungi Pulau Sumba?</h2>
Berwisata ke Pulau Sumba di Nusa Tenggara Timur, Indonesia ada dua pilihan musim yang dapat dipilih wisatawan. Dua musim ini menampilkan lanskap Sumba yang berbeda.<br />
<br />
Pertama pada musim kemarau, bukti sabana akan berubah menjadi warna kuning dan pohon-pohon meranggas.<br />
<br />
Saat musim hujan tiba, pemandangan musim kemarau akan berbalik 180 derajat. Menampilkan pemandangan Sumba dengan sabana berumput hijau dan pohon-pohon yang penuh daun. Dua-duanya sama bagus, tergantung mau pemandangan yang mana.<br />
<br />
Musim kemarau di Sumba, biasanya jatuh pada Mei sampai Juli. Sumba saat musim kemarau, memiliki pemandangan layaknya Afrika.<br />
<br />
Sedangkan pada Agutus mulai terjadi peralihan cuaca. Membuat cuaca Sumba di setiap kabupaten menjadi berbeda, ada yang cerah ada yang hujan gerimis, dan pemandangan akan dihiasi dengan rumput yang menghijau.<br />
<br />
Untuk musim hujan di Sumba bisa mencapai hingga Maret.<br />
<br />
Namun jika ke Sumba ingin menikmati pemandangan matahari tenggelam atau terbenam, lebih baik memilih musim kemarau. Selain itu pulai Sumba terkenal sunset, sunrise, sama milky way-nya. Jadi lebih baik kalau langitnya cerah.<br />
<br />
Terletak agak jauh di Timur Indonesia dan akses transportasi ke sana yang masih minim, sayang apabila Anda tidak mengabadikan setiap momen dan pemandangan indah yang ada di Sumba.<br />
<br />
<h2 style="text-align: left;">
5 Popular Places to Visit in Sumba Island</h2>
Berikut ulasan 5 destinasi eksotis yang bisa Anda kunjungi sekaligus abadikan saat ke Sumba.<br />
<br />
<h3 style="text-align: left;">
1. Kampung Ratenggaro</h3>
<div class="separator" style="clear: both; text-align: center;">
<a href="https://asset.kompas.com/crops/BC6dNokyUIElN04BsOtP_nCM1vU=/99x0:699x400/750x500/data/photo/2018/01/19/3702877933.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" data-original-height="500" data-original-width="750" height="213" src="https://asset.kompas.com/crops/BC6dNokyUIElN04BsOtP_nCM1vU=/99x0:699x400/750x500/data/photo/2018/01/19/3702877933.jpg" width="320" /></a></div>
<div>
<br /></div>
Kampung yang letaknya di pinggir pantai ini masih mempertahankan adat istiadatnya yang terlihat dari bentuk rumah adatnya yang memiliki menara setinggi 20 meter. Selain rumah adat, daya tarik lainnya yang dapat Anda abadikan adalah batu kubur peninggalan zaman megalitikum.<br />
<br />
Selain bisa mengenal budaya yang ada di sini, Anda juga bisa bermain di pantainya yang ombaknya tenang dan berpasir putih.<br />
<br />
<h3>
2. Bukit Warinding</h3>
<div class="separator" style="clear: both; text-align: center;">
<a href="https://asset.kompas.com/crops/JFQR_WzvsCcsoc_3Nl1c6CqnZqI=/9x5:794x397/750x500/data/photo/2018/01/19/3884423613.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" data-original-height="500" data-original-width="750" height="213" src="https://asset.kompas.com/crops/JFQR_WzvsCcsoc_3Nl1c6CqnZqI=/9x5:794x397/750x500/data/photo/2018/01/19/3884423613.jpg" width="320" /></a></div>
<div>
<br /></div>
Ramai sliweran di sosial media, Bukit Warinding yang pemandangannya bikin merinding karena saking cantiknya membuat destinasi yang satu ini menjadi salah satu spot terkenal di Sumba.<br />
<br />
Uniknya, warna hamparan rumputnya berbeda saat musim yang berbeda: kuning saat musim kemarau dan hijau saat musim penghujan. Jadi pastikan waktu kedatangan Anda agar sesuai dengan warna foto yang Anda ingin dapatkan.<br />
<br />
<h3 style="text-align: left;">
3. Waikelo Sawah</h3>
Ketika mendengar namanya mungkin Anda membayangkan hamparan sawah di pedesaan Sumba, namun sebenarnya Waikelo Sawah ini adalah nama sumber mata air tawar yang konon katanya tidak pernah kering walau musim kemarau.<br />
<br />
Sumber mata air ini digunakan untuk mengairi sawah di desa sekitarnya, sekaligus untuk aktivitas mencuci dan mandi masyarakat.<br />
<br />
Sensasi foto yang berbeda dapat Anda rasakan dari destinasi-destinasi sebelumnya dengan melihat air biru yang mengalir di dalam goa, ditambah sinar cahaya matahari yang masuk dari sela-sela batuan goa.<br />
<br />
<h3 style="text-align: left;">
4. Pantai Bwanna</h3>
<div class="separator" style="clear: both; text-align: center;">
<a href="https://asset.kompas.com/crops/ouSfUrMkCC4XGhTXktOBYo70SyY=/0x0:800x400/750x500/data/photo/2018/01/19/3250126525.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" data-original-height="500" data-original-width="750" height="213" src="https://asset.kompas.com/crops/ouSfUrMkCC4XGhTXktOBYo70SyY=/0x0:800x400/750x500/data/photo/2018/01/19/3250126525.jpg" width="320" /></a></div>
<div>
<br /></div>
Walaupun lokasinya cukup jauh dari pemukiman, namun kalau sudah sampai Sumba, pasti wajib foto di Pantai yang satu ini. Pesona karang dan lautan biru, berpadu dengan teriknya matahari membuat lokasi Pantai ini memiliki nilai estetika yang tinggi.<br />
<br />
Bahkan, tidak harus repot turun ke bibir pantai, Anda juga sudah dapat menikmati pemandangan yang indah dari atas tebingnya. Spot foto favorit traveler yang datang ke sini adalah di depan batu karang yang berbentuk bolong di bagian tengahnya.<br />
<br />
<h3 style="text-align: left;">
5. Taman Nasional Laiwangi Wanggameti</h3>
Dibutuhkan stamina yang fit kalau Anda ingin menyusuri hutan di TN Laiwangi Wanggameti yang kaya akan keanekaragaman flora fauna dan pemandangan yang tak henti-hentinya membuat Anda kagum. Topografinya yang berbukit-bukit dan curam, berada pada ketinggian 800 mdpl.<br />
<br />
Walaupun memerlukan usaha ekstra, tapi dijamin Anda akan terpukau dengan keindahan alamnya yang membuat foto Anda bagus di spot di manapun Anda berhenti.<br />
<br />
<div class="separator" style="clear: both; text-align: center;">
<a href="https://asset.kompas.com/crops/X_tdihkZowjd8igsjYpbiKCdXAo=/14x7:783x392/750x500/data/photo/2017/04/08/1298975307.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" data-original-height="500" data-original-width="750" height="213" src="https://asset.kompas.com/crops/X_tdihkZowjd8igsjYpbiKCdXAo=/14x7:783x392/750x500/data/photo/2017/04/08/1298975307.jpg" width="320" /></a></div>
<br />
Ini merupakan salah satu daya tarik wisatawan berkunjung ke Pulau Sumba, di Nusa Tenggara Timur.<br />
<br />
Belum lagi, Anda dapat mengambil gambar Kakatua Jambul Orange pada saat pagi hari yang merupakan fauna primadona TN Laiwangi Wanggameti.<br />
<br />
Dengan mendatangi 5 destinasi eksotis di Pulau Sumba yang sudah diulas di atas, Anda akan mendapatkan foto-foto yang bagus dan menarik untuk update postingan di sosial media.<br />
<br />
Foto yang lebih bagus bisa didapatkan di kala matahari terbit atau terbenam dan ketika tidak berawan, jadi pastikan waktu kedatangan Anda saat mengunjungi Pulau Sumba.<br />
<br />
<h2 style="text-align: left;">
5 Things Should Buy in Sumba Island</h2>
Di Pulau Sumba masih jarang toko yang khusus menjual oleh-oleh. Sebagai ganti dapat mencoba mencari oleh-oleh di pasar atau di toko camilan seperti berikut ini:<br />
<br />
<h3 style="text-align: left;">
1. Kain Tenun</h3>
<div class="separator" style="clear: both; text-align: center;">
<a href="https://asset.kompas.com/crops/y0lR6vYEUs11xq7ORauTxYI4b4I=/22x65:800x584/750x500/data/photo/2018/08/21/662426147.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" data-original-height="500" data-original-width="750" height="213" src="https://asset.kompas.com/crops/y0lR6vYEUs11xq7ORauTxYI4b4I=/22x65:800x584/750x500/data/photo/2018/08/21/662426147.jpg" width="320" /></a></div>
<div>
<br /></div>
Kain tenun Sumba terkenal akan keindahannya. Motif primitif yang khas dan padat menghiasi hampir seluruh bagian kain. Ciri khas lainnya adalah penggunaan bahan pewarna alami seperti merah tanah, coklat tua, dan biru indigo.<br />
<br />
Ini juga yang membuat harga kain tenun khas Sumba cenderung lebih mahal daripada kain tenuh di daerah lain.<br />
<br />
Harga kain tenun khas Sumba dimulai dari Rp 150.000 hingga puluhan juta rupiah. Semua tergantung ukuran kain, kepadatan benang, dan kerumitan motif kain.<br />
<br />
Kain dengan bahan pewarna alami pasti juga lebih mahal dibanding kain dengan pewarna sintetis. Sebab kain pewarna alami tidak akan luntur dicuci dan kondisinya awet disimpan bertahun-tahun.<br />
<br />
Untuk membeli kain tenun pilihannya dapat ke pasar, toko seni, atau langsung ke perkampungan penghasil tenun seperti Kampung Adat Raja Prailiu dan Kampung Lambanapu di Kabupaten Sumba Timur.<br />
<br />
<h3 style="text-align: left;">
2. Perhiasan Etnik Mamuli</h3>
<div class="separator" style="clear: both; text-align: center;">
<a href="https://asset.kompas.com/crops/w4kohWKXhybquHQl49z51V-pw_0=/67x99:915x665/750x500/data/photo/2018/08/21/4051895174.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" data-original-height="500" data-original-width="750" height="213" src="https://asset.kompas.com/crops/w4kohWKXhybquHQl49z51V-pw_0=/67x99:915x665/750x500/data/photo/2018/08/21/4051895174.jpg" width="320" /></a></div>
<div>
<br /></div>
Mamuli merupakan perhiasan penting dalam adat Sumba. Biasa diberikan oleh pihak laki-laki kepada perempuan saat melamar. Mamuli sendiri merupakan simbol rahim wanita, sebagai tanda kesuburan.<br />
<br />
Mamuli dapat dibuat dengan berbagai medium, bisa kuningan, tembaga, atau emas. Memiliki bentuk dasar seperti lambang omega, mamuli dapat dikreasikan dengan berbagai motif hias. Mamuli juga dijual massal di pasar biasa untuk bros, liontin kalung, atau anting.<br />
<br />
Harga mamuli tergantung dengan bahan yang digunakan. Misalnya anting kuningan mamuli ukuran kecil dihargai Rp 100.000.<br />
<br />
<h3 style="text-align: left;">
3. Tali Luluama</h3>
Selain membawa mamuli, laki-laki Sumba juga wajib membawa luluamah. Bentuknya mirip kalung, terbuat dari tali kepang tembaga membentuk silinder dengan tengah yang kosong. Berbagai bentuk kreasi bahan membuat luluamah dapat dijadikan kalung oleh wisatawan.<br />
<br />
Selain luluaman, ada juga manik-maink dari batu oranye yang menjadi ciri khas kalung perempuan Sumba.<br />
<br />
<h3 style="text-align: left;">
4. Sisir Haikar</h3>
Sirkam alias sisir tancap dengan ukiran yang cantik di bagian atas sehingga ketika dipakai tampak seperti mahkota. Haikara asli terbuat dari cangkang penyu. Namun banyak juga haikara dari bahan kayu, untuk menjaga keberlangsungan hidup penyu.<br />
<br />
<h3 style="text-align: left;">
5. Kacang-kacangan</h3>
Daerah Kodi di Kabupaten Sumba Barat Daya terkenal sebagai salah satu penghasil kacang mete terbesar di Nusa Tenggara Timur.<br />
<br />
Ada banyak pengepul kacang mete jika ingin membeli yang mentah di Tambolaka. Jika memilih yang sudah diolah, kacang mete dapat dibeli di Tambolaka dan Waingapu.</div>
Comments
Post a Comment